//
- 24 Mei 2012

Trip To Sumbar : Berburu Sunset dan Pashmina - Part 1

credit
Long weekend lalu, Alhamdulillah, hubby mengambil cuti kantor dan kami sekeluarga pergi berlibur. Jadi maafkan daku sepanjang minggu itu aku gak nongol blogwalking di blog teman-teman semua apalagi reply komen di blog sendiri.

Pantai adalah tujuan liburan kami. Kenapa? Karena sejak menikah, aku belum menginjakkan lagi kaki ke pantai! Gak tahu mesti sedih atau prihatin >_<
Disamping berlibur bersama keluarga, hubby juga mengerjakan prewedding project untuk partner studio hubby. Dilema dan sedikit galau juga, mikir, ini hubby mau kerja atau mau liburan? T_T

Apa boleh buat, disamping karena kami gak belum punya mobil sendiri, kapan lagi liburan gratisan? Mungkin juga tersulut emosi karena faktor liburan gratisan ke Korea ala Bibi Titi Teliti hahaha...

 Jadi pergilah kami bertujuh yang terdiri dari aku, Little Bee, sang pasangan calon pengantin, dua orang kru fotografer dan seorang make-up artist.
Hubby baru menyusul sehari berikutnya karena baru mendapatkan cuti di hari Jumat, sehingga bisa berangkat Kamis malam.Berhubung perjalanan panjang baru dimulai di hari Jumat, hubby memutuskan agar aku dan Little Bee lebih dulu pergi agar bisa beristirahat dulu sehari penuh di Payakumbuh.

PAYAKUMBUH

Hari Rabu malam, pukul sembilan lebih, kami berangkat dari Pekanbaru ke Payakumbuh. Malam itu kami tiba di rumah mertua kira-kira pukul 3 subuh. Sebenarnya perjalanan Pekanbaru-Payakumbuh hanya 4-5 jam namun karena ditambah dengan leha-leha di tempat makan, perjalanan jadi lebih lama.
Pekanbaru - Payakumbuh

Kamis, prewedding photo session pertama dilakukan di Payakumbuh yaitu di tempat wisata Harau dan persawahan. Aku dan Little Bee tidak ikut, beristirahat untuk menyimpan energi untuk esok hari. Hubby tiba kira-kira pukul 2 malam di Payakumbuh dengan travel.

Jumat, photo session sunset. Rute perjalanan adalah Payakumbuh - Bukittinggi - Padang - Pantai Nirwana. Karena seorang kru harus kembali ke Pekanbaru untuk mengerjakan project wedding dari klien, maka yang berangkat total bertujuh orang. Perjalanan dimulai jam 9.30 pagi dan tiba di Bukittinggi jam 11 kurang. Alhamdulillah jalanan tidak macet karena biasanya jika holiday season tiba, macetnya ampun-ampunan serasa di Jakarta.

Payakumbuh - Bukittinggi

BERBURU PASHMINA - BUKITTINGGI

Setiba di Bukittinggi para wanita hunting berbagai macam pashmina dan asesoris menunggu para lelaki menunaikan sholat Jumat. Tempat hunting yang kami pilih adalah Pasar Ateh (Pasar Atas) yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki 50m dari Jam Gadang. Bukittinggi adalah surga jilbab murah. Siapa yang tidak tergoda dan kalap mata? >_<

Ini pengakuan belanjaanku di hari itu:
- Pashmina Kaos 2 buah@40rb [tawaran awal 75rb] (ternyata ini mahal! karena nemu bahan yang sama juga seharga 25rb)
- Pashmina Kaos 1 buah@25rb [tawaran awal 65rb] + 2 bandana = total 30rb
- Bandana 3 buah 10rb
- Bros cantik 3 buah @ 5rb
- Baju Stel Laskar Pelangi dengan sablon timbul Jam Gadang Bukittinggi untuk Little Bee ukuran 4 tahun @15rb [tawaran awal 45rb]


Kelupaan moto bros ;p

Salah satu dua tips agar bisa menawar dan mendapatkan harga semurah itu adalah:

1. Pertama, PAKAILAH BAHASA MINANG! Pedagang-pedagang di Sumbar akan menaikkan harga setinggi-tingginya jika kita menawar barang dengan bahasa Indonesia, jadi ingatlah tips ini jika ada yang berencana liburan ke Sumbar.Kalau gak pandai bahasa Minang, ini sedikit percakapan jika berbelanja:
* Bara iko, uda/uni? (Berapa ini, abang/kakak?)
* Indak bisa kurang lai? (Tidak bisa kurang lagi?)
* Awak ambiak ciek/duo/tigo (Aku ambil satu/dua/tiga). Ini jawaban jika sang pedagang menanyakan berapa yang mau dibeli

2. Tips kedua adalah menawar kurang dari setengah harga yang ditawarkan pedagang. Jika ditawarkan 75rb tawarlah kira-kira 25rb. Jangan takut membabat harga karena memang kenyataannya demikian. Paling banter diomeli pedagang karena menawar terlalu murah ;P *toh gak rugi apa-apa, gw gak kenal lo* #tsaaaah
 
Rayulah (dengan ngotot) dan jika masih belum berhasil (ketika kita udah naikkan tawaran jadi 30rb atau 35rb) pura-pura beranjak pergi (jika rasanya barang itu akan ada di tempat lain). Beruntung jika pedagang itu memanggil lagi, dia nyerah! *sombong dan bangga banget rasanya jika merasakan sensasi kemenangan ini* #eaaaaa *penyakit emak-emak pelit ngirit*

Jika pedagang rugi bandar dan demo gara-gara postingan ini, jangan salahkan bunda mengandung diriku tapi salahkan orang-orang yang terhasut oleh tips-tips mautku ;p

Karena diburu waktu, kami tidak sempat mengabadikan foto di pasar tradisional ini aiihhhh  >_<

PADANG

Setelah sholat dzhuhur dan makan siang, kira-kira jam 2 siang kami berangkat dari Bukittinggi ke Padang. Lama perjalanan kira-kira 2,5 jam. Kenyataannya kami tiba di Padang pukul 5 sore.

Bukittinggi - Padang
Sesampainya di Padang, hubby kopdaran dengan salah seorang teman lamanya dari tahun 2008 di Fotografer.net, (uda) Adone di studio fotografi miliknya. Yeah, gak blogger aja yang kopdaran, tetapi para fotografer juga. Ini kopdar pertama mereka dan mereka akrab sekali *membayangkan aku kopdar dengan kalian deeeeh*
Di studio itu juga, hubby juga bertemu dengan beberapa orang dari salah satu komunitas fotografer sumbar yaitu The Patiakers, Freddy aka Teddy dan Putra.

[Foto bareng kami Insya Allah ada di part 2]

Berikutnya, uda Teddy dan uda Putra inilah yang menjadi guide kami menuju pantai eksotis untuk ber-sunset ria tapi syaratnya kami harus nginap di rumah uda Putra. Syarat yang terlalu gratis berharga untuk dilewatkan!
Aku sempat melihat beberapa hasil jepretan landscape uda Teddy dan aku terkagum-kagum dengan keindahan sunset pantai yang ia hasilkan. Mulailah hubby melancarkan virus agar mereka membuat blog sendiri. Psstt, padahal hubby ampe sekarang belum juga punya blog, karena alasan klasik, SIBUK! Preeeet! (Mudah-mudahan jika hubby membaca ini, segeralah bertobat untuk membuat blog fotografi sendiri, gak ditebeng-tebengin istrinya disini.... *halah* Eh, tapi masih bisa malak foto kan? Ntar apa isi blog ini cobaaaa?)

BERBURU SUNSET - PANTAI NIRWANA

Back to the topic, kami bergegas menuju pantai Nirwana (hanya beberapa km dari Padang) setelah make-up prewedding wanita selesai. Jam sudah menunjukkan waktu 17.45. Sunset berakhir jam 7 malam. Berpacu dengan waktu.

Subhanallah, pemandangan pantai dan pelabuhan dari tebing jalan raya begitu menakjubkan. Mercusuar, kapal barang, kapal pesiar menghiasi permukaan laut begitu indahnya ditambah dengan lampu-lampu rumah pada bukit-bukit yang semakin membuat semarak suasana pantai di sore hari. Namun apa daya, karena dikejar waktu, pemandangan yang disebut Bukit Lampu ini tidak bisa kami sajikan.
Tibalah kami disana pukul 18.15. Macet sekali lagi menjauh dari kami. Tapi sayangnya, tidak dengan cuaca. Waktu teramat mepet dan tiba-tiba cuaca yang dari cerah berubah mendung. Huaaaa...benar-benar pengen jambak rambut!

Padahal rencananya di sunset ini, udah berambisi mau foto pasca wedding dengan hubby  dengan adegan kissing...Huaaaaaa..... *tendang kompi*

Little Bee yang belum pernah ke pantai, begitu takut merasakan air laut yang menyapa pantai. Pelan tapi pasti dengan memain-mainkan pasir pantai, akhirnya Little Bee pun keasyikan bermain air dengan ibunya ini.




Pemotretan prewedding dilakukan dengan terburu-buru, cuaca yang mendung juga tidak memberikan hasil cahaya yang baik walaupun sudah memakai lighting. Mood hubby pun jadi gonjang-ganjing, tapi tetap menghibur diri, photo session esok hari lebih baik dari ini.
behind the shoot scene - SUNSET

curi kesempatan di tengah pemotretan


Kami kembali ke Padang dengan diguyur hujan lebat lokal. Sesuai janji, kami menginap di rumah uda Putra mempersiapkan energi untuk tujuan besok, pantai elok nan eksotis, Pantai Batu Kalang lengkap dengan foto-foto menakjubkan!


post signature

44 komentar:

  1. liburannya bener2 asyik ya... tp kl ngomonng2 ttg tawar-menawar :

    1. Sy gak bisa bahasa Minang
    2. Sy juga gak bisa nawar

    Jd kayaknya bakalan kalah perang duluan sebelum di mulai.. Hehe..

    BalasHapus
  2. Wah lagi liburan toh, eh tapi nyambi kerja juga ya suaminya..tapi lumayan mbak dapat gratisan jalan jalannya hehe

    Itu foto berdua yang lagi gendong si bee agak burem gitu mbak, nge blur..jangan-jangan motonya pake hape tuh :D

    BalasHapus
  3. Mayyaaa.....
    liburannya bikin sirik deh....
    long wiken kmrn aq ngendon terus di rmh
    Rafinya masih sakit...hiks
    udah gitu suami malah kerja lagi...
    hhmm...lengkaplah sudah....

    enak banget nemenin suami kerja sambil sekalian liburan...

    BalasHapus
  4. Kayak bapak saya, menawar harga sampai setengahnya, ehehehe .. tapi saya gak pernah tega .. Mendingan gak jadi beli aja setelah tau harganya.

    BalasHapus
  5. @ke2naiAhahaha...pasrah banget nih mbak...klo aku mah karena 'terpaksa' mau gak mau demi ngirit ;P

    BalasHapus
  6. @SeagateTapi ada gak enaknya juga mas, fokus si ayah jadi terbagi-bagi >_<


    Iyaaah...aku ngaku itu pake hp, mana bukan hpkuuuuuu....uhuk..uhuk....

    BalasHapus
  7. @DiandraSabar mbak...gapapa...Insya Allah ada lain waktu dong yaaaa ^_^

    Gak enaknya karena minim foto inih...lain kali harus punya kamera saku! *bertekad nabung*

    BalasHapus
  8. @deyAbisss mau gimana lagi mbak Dey....udah cetakan pabrik sih akunyaaaa...gak afdol klo gak nawar...motif ekonomi gituh: mendapatkan untung sebesar-besarnya dengan modal sekecil-kecilnya ;P

    BalasHapus
  9. jadi pengen nyontek idenya bikin foto pasca wedding...wkwkwk like this mba mayya

    BalasHapus
  10. duhh aku jadi pengen mengulang honeymoon lagi deh ke bukit tinggi, hehehehe...
    Eh iya mba, ga mampir ke ngarai sianok ? Buat putu putu preweding kayaknya, endeuss deh. Itu bener2 keren viewnya :D

    BalasHapus
  11. Bagus yah photo prewedding di pantai. Aku besok dimana yah? hehehe
    Makasih mbak mayya tipsnya. jadi kalo kapan-kapan aku nyasar ke situ dan ingin belanja, harus belajar bahasa minang dulu hehehe

    BalasHapus
  12. waduh, perjuangan bikin foto pre-weddingnya seru juga nih may, bela2in perjalanan jauh gitu.
    pantainya bagus ya di padang..

    oya, mudahan kesampaian deh ngelakuin tips nawarnya.. eh tp harus ke Bukittinggi dulu dong.. :P

    BalasHapus
  13. @Rina Susanti Esaputra
    Ayok...ayok mbak!
    Soalnya aku gak punya foto prewedding hehehe...

    BalasHapus
  14. @DesiUdah honeymoon yah? Klo aku kok serasa pulkam sih? ;P
    Permintaan calon pengantinnya sih mbak, jadi ya kita ikut ajeeee... ^^V

    BalasHapus
  15. @WuryBagus kok Wury, ntar liat deh di edisi pantai berikutnya...dijamin maknyus!
    Klo di jogja banyak kan spot bagus untuk poto prewedding? *sok tahu krn gak pernah ke jogja*
    ayo sini kita shopping!

    BalasHapus
  16. @Nova SubrotoIyah mbak, soalnya yang mau merit kan biasanya moto prewed orang, jadi kali ini dia pengen yang gimanaaaa gitu hehehe....

    Iya dong, sini aku temenin ke Bukittinggi....ntar kapan2 mbak temanin aku juga belanja ke pasar apung hihihihi...

    BalasHapus
  17. Mayya curang.. liburan ga ngajak2.. huhuuuu.. pengeeen.. *ngiri bin sirik* :D

    Jd pengen foto prewedding kek gt deh.. eh pascawedding.. hehe.. romantisnyaa..

    aku mo ngasih tips nawar ke3. Pilih penjual yg cowok, biasanya mrka ga kan tega (baca: ga betah), denger rayuanku nawar dgn muka memelas, mata berkaca2 minta dikasihani kek blm makan 3 hr.. hahaha

    BalasHapus
  18. dulu pas masih kerja saya beberapa kali ditugaskan ke Padang dan Bukittinggi. I really love the cities..... Sempat ke goa jepang gak di Bukittinggi? Sama ngarai Sianok? di lembahnya ada tuh yang jual itiak lado mudo yang enaaaaaakkk tenan hehehehe

    Mbak Mayya ini cerita saya ttg Kyoto
    http://www.cipuceb.blogspot.com.au/2009/09/backpack-pertama-ku.html

    BalasHapus
  19. @covalimawatiLiburan lain kali aku ajak deeeeh...tapi bayarin yaaaaah ahahahaha *jiwa gratisan gak lepas*

    Iya nih, foto pasca weddingnya belum kesampaian >_<

    Kebanyakan penjualnya ibu2 sih, klo cowok mana mempan, soalnya aku bawa anak, covaaaaa T_T

    BalasHapus
  20. @cipuKlo Goa Jepang dan Ngarai Sianok itu udah rumah kedua, cipuuu...Kampung halamanku kan di sumbar, jadi udah berpuluh-puluh kali kesana hehehehe....Tapi klo itiak lado mudo baru sekali deh aku cobain, pedesssss hahaha, mungkin krn waktu nyobain aku masih kecil kali yaaa...tapi boleh juga itu dicoba lagi ^_^

    Thanks ya utang linknya udah dibayar lunas hehehe ^^V

    BalasHapus
  21. @cipu

    Goa jepang di tempat saya pangandaran juga ada.. hehe..

    BalasHapus
  22. asik prewedding malem2 kayaknya tuh..

    BalasHapus
  23. pantai nirwana di sumbar ya..?

    BalasHapus
  24. wah... asyik banget deh liburan... ga papa lagi mba sambil hubby ngerjain projectnya, biarin, yang penting kan ikut, dan.... holiday deh. Asyiknya..

    tips tawar menawarnya boleh juga tuh, nanti deh kalo ke Padang. Aku belum pernah ke Padang.... hiks..hiks. Pengen!! :)

    ditunggu lanjutannya ya mba Mayya...

    BalasHapus
  25. keren jg pantai nirwana di saat mlm >.< ga nyangka. klo soal tips belanjanya may: gw bs bhs minang, tapi wajah ga mendukung... ahahahaha... nawarnya sadis jg euy

    BalasHapus
  26. @I Love IndonesiaLain kali aku tagih jadi guide ya mas klo aku ke pangandaran.. (amin)

    BalasHapus
  27. @Pusat InformasiJudulnya kan udah jelas toh? Mau niat nyepam ya? ;P

    BalasHapus
  28. @alaika abdullahAyo mbak, ajak intan liburan ke Padang... ^^V

    BalasHapus
  29. @Olivia KamalLah, selama ini liburan ke mana toh? hihihi....Ya udah lain kali belanja aja sama aku, ntar aku yang ngotot hehehe...

    Oh ya, congrats for your new baby born yaaaah! *hugs and kiss for baby*

    BalasHapus
  30. Wah, pantainya bagus mba! Makasih utk tips2 belanja di Sumbar-nya. Siapa tau kapan2 bisa belanja disana.. harganya oke2 pula :D Ditunggu kelanjutan cerita travelnya ya mba!

    BalasHapus
  31. Rendang nya mana Mba ? hihihiii....

    Ada sesi foto di jembatan Siti Nurbaya ga? aku penasaran sama jembatan Siti Nurbaya itu, blom pernah kesana soalnya :D

    BalasHapus
  32. Enaaaaaknya *udah berasa liburan nih mbak Mayya hihihihi, eh mbak kok tahu bahasa minang??

    BalasHapus
  33. @Uzay ^,^Kyaaaa! Kebakaran! Kebakaran! *ikut2an panik*

    BalasHapus
  34. @smallbubblesDidoain deh segera bisa balik ke negerimu tercinta inih!
    Ntar habis borong, mau dijualin lagi ya Wu? ;P

    BalasHapus
  35. @Mila SaidRendangnya tinggal malak mertua hihihi....Kalo mau rendang, ke Payakumbuh dulu ya Mil! ;P

    Gak ada sih Mil, soalnya permintaan calon pengantinnya ke pantai aja. Ntar klo Mila mau prewed jangankan di jembatan Siti Nurbaya, jembatan Ancol pun aku sanggupi! >_<

    BalasHapus
  36. @Nurmayanti ZainLebih enak lagi klo liburan bareng May...
    Ya iyalah tahu, Mayya itu kan orang Minang ;P

    BalasHapus
  37. Aku ga bisa nawar May.. Cuma berhasil nawar itu waktu di Bali pas di Tampak Siring. Di sana banyak penjual barang oleh2 yang kurang lebih sama kayak di sukowati.. Karena di sana sepi, gampang banget nawarnya.. Selalu dapet murah di sana.. :P

    BalasHapus
  38. @bebeNtar aku ajarin tawar menawar yang ekstrim be hehehe....
    Aku catet deh, mdh2an kesampaian ke Bali ^_^

    BalasHapus
  39. Aku belum pernah ke pantai yang di Padang >_<

    BalasHapus

Your thoughts greatly appreciated! Share it with us! (^_^)
Nowadays, I've been have hard times to reply comments or blogwalking to your blog. So, thank you so much for visiting me here!

Facebook

This blog is
Protected by Copyscape Plagiarism Detection
myfreecopyright.com registered & protected
DMCA.com
Copyrighted by Mayya.
Don't copy anything of this blog without any permissions.