//
- 9 Des 2012

[FlashFiction] Terindah

credit
Seketika konsentrasi Lala hilang ketika Kepala Sekolah memanggil Danu. Apa yang disampaikan guru tak lagi menjadi perhatian. "Danu, tolong sampaikan surat ini pada orang tuamu. Kamu sudah menunggak biaya SPP 6 bulan dan kalau bulan ini tidak dilunasi, terpaksa kamu dikeluarkan dari sekolah. Maafkan bapak!", telinga Lala bagai tertusuk. Duduk paling depan di dekat pintu dan melihat itu semua, begitu memilukan.
Danu masuk ke kelas dengan wajah gontai. Lala menunduk, menatap rok dongkernya. Perlahan-lahan Lala mengeluarkan sesuatu dari saku baju.

Bel pulang berbunyi. Dengan mantap, Lala berjalan menuju kantor Kepsek. "Masuk!", suara dari dalam ketika Lala mengetuk pintu. Lala masuk. "Apa yang bisa kubantu? Lala?"
"Begini pak, saya tahu soal Danu.", Lala menunjukkan sesuatu yang sedari tadi dalam genggamannya. Beberapa lembar uang terikat karet. Lala menyerahkan uang itu dan menyisakan selembar untuk dirinya. "Ini uang pelunasan SPP Danu, asal Danu tetap sekolah.", ujar Lala, "Tolong bapak rahasiakan dari Danu." Kepsek mengangguk, "Saya bangga pada kamu, Lala....", ia menyalami Lala, "dan saya berjanji."

Lala pulang sekolah dengan tersenyum sumringah. Ia mampir membeli sesuatu dengan sisa selembar uang tadi. Setiba di rumah kontrakan, Lala mencium tangan Neneknya. Sang nenek tergesa-gesa memberikan hp jadul ke arahnya, "Ibumu menelpon dari Malaysia, ayo dijawab...".
"Assalamualaikum, Bu!", sapa Lala. "Waalaikumsalam, nak! Selamat ulang tahun ya!", suara dari seberang.
"Makasih banyak bu, tadi uang kiriman Ibu sudah Lala pakai."
"Dapatkah sepatu idamanmu itu?"
"Gak jadi, bu. Tapi kado kali ini adalah kado terindah dari semua ulang tahun Lala!"
"Senang mendengar Lala begitu bahagia, nak! Tumbuhlah menjadi gadis yang baik, itu doa ibu untukmu. Lala jaga diri disana ya! Oh, majikan ibu memanggil. Assalamualaikum, Lala!"
"Waalaikumsalam, Ibu!"

Bungkusan yang dibelinya tadi diletakkannya di atas tikar. Lala membukanya, "Nek, ayo kita makan sama-sama!", kepulan nasi hangat bersambal rendang adalah makan siang terenak yang bisa mereka berdua nikmati tahun ini.

Note: 300 words


*** 

Flashfiction ini diikutsertakan dalam #postcardfiction Kampung Fiksi yang disponsori oleh Smartfren
Wish me luck! ^__^
post signature

36 komentar:

  1. aku jg lg pengen banget bljr nulis fiksi mba,..suka ngilerr baca2 blogger wanita yg canggih nulis fiksinya :)

    apa kbr mba ?

    BalasHapus
  2. wah sekarang lagi rajin bikin fiksi ya... bentar lagi bikin novel nih kayaknya... :D

    BalasHapus
  3. selalu suka baca flash fiction disini.. lanjuttkaaan mba.. :D

    BalasHapus
  4. bagus bgt say.. smoga menang yaa.. ^^
    pengen ikutan tp blm nemu ide yg pas :D

    BalasHapus
  5. sesama pengikut #postcardfiction *toss*
    semoga lolos bersamaaaa :D

    BalasHapus
  6. Indah sekali perilaku Lala ;)

    BalasHapus
  7. Ceritanya bagus, Mbak.
    Suka deh ada moral story nya gitu. Nulis bukan karena meluapkan rasa galau, tapi ada pesan yang ingin disampaikan.

    BalasHapus
  8. suka sekali dengan FF ini :)

    BalasHapus
  9. @IrmaSenjaalhamdulillah baik mbak, ikuti project awal tahunku nanti tentang fiksi ya mbak :)

    BalasHapus
  10. @ArmanJustru lagi mandek di novel-nya bikin-bikin cerpen dulu :)

    BalasHapus
  11. bagus banget tuh salam kenal yah

    BalasHapus
  12. @fawaizzahmakasih! :)
    dan makasih juga sudah berkunjung kesini...

    BalasHapus
  13. lala gadis yang baik mbak mayya :)

    BalasHapus
  14. koq pas bacanya aku merinding ya mbak..merinding karena begitu menyentuh...aah semoga masih banyak orang-orang seperti Lala di dunia ini...

    BalasHapus
  15. @anotherorionmdh2an sebaik si mas yg baca ini :) #eaaaa

    BalasHapus
  16. Flash Fiction kamu keren-keren sekali...saya putuskan untuk memfollow blog kamu ini. Salam!

    BalasHapus
  17. semoga kelak lala menjadi anak yg luar biasa, membagikan kebahagian untuk orang-orang disekitarnya.

    salam buat lala :)

    BalasHapus
  18. @Aulia Fitriklo di-amin-kan susah nih, soalnya lala hanya tokoh fiksi, namun mdh2an sikap lala menjadi contoh untuk anak-anak remaja lain.amin!

    lalaaaa, ada yg kirim salam tuh! ^_^

    makasih sudah berkunjung kesini ya!

    BalasHapus
  19. @de Baron Marthamakasih Baron! Sudah difolback yak! makasih sudah berkunjung kesini :)

    BalasHapus
  20. wah mbak mayya. gak nyangka nih aku di jadiin virtual friendsnya :)

    salam kenal mbak, fiksinya bagus, suka :*

    BalasHapus

Your thoughts greatly appreciated! Share it with us! (^_^)
Nowadays, I've been have hard times to reply comments or blogwalking to your blog. So, thank you so much for visiting me here!

Facebook

This blog is
Protected by Copyscape Plagiarism Detection
myfreecopyright.com registered & protected
DMCA.com
Copyrighted by Mayya.
Don't copy anything of this blog without any permissions.