//
- 17 Jan 2013

Momerang : When the Words Strikes Back Mom

A boomerang is a thrown tool, typically constructed as a flat aerofoil, that is designed to spin about an axis perpendicular to the direction of its flight.

***
credit

Kelakuan anak balita yang paling sering dijumpai yang bikin ngegemesin adalah kemampuannya meniru kata-kata dan tingkah laku orang-orang disekitarnya, terutama orang tua. Terutama lagi emaknya.

Tapi apa yang terjadi jika peniruan itu dilakukan oleh Little Bee?


***

Seperti biasa, kalau ada kesulitan yang ditemui Little Bee disela-sela main sesuatu misalnya main puzzle, ia akan marah-marah dan merengek gak tentu arah. Nah, disaat krusial begitu *kasian  telinga*, mau gak mau emaknya turun tangan membantu dan ingatin supaya ia sabar. Setelah selesai, dengan entengnya si emak bilang "Apa susahnya?"

Jadilah, suatu malam, di saat sesi baca dongeng, biasanya kami pakai lampu senter dari hape untuk baca buku di tengah gelapnya kamar. Nah, hape itu entah ngumpet dimana dan emaknya grasa-grusu nyariin tu hape sambil bertanya ke Little Bee, "Bee nampak hape Bunda gak?". Nah, kalau udah nanya, biasanya secara ajaib barang yang hilang langsung ketemu. Ketemulah tu hape. Dan dengan cerdasnya Little Bee nyeletuk, "Ketemu hape bunda? Apa susahnya?"

*telan ludah*
***


Di episode lain, sekali lagi, Little Bee merengek lagi minta ini itu. Paling kesel kalau emaknya sedang sibuk di dapur deh. Pecah konsentrasi. Udah sering gara-gara rengekan itu, entah berapa kali masakan sukses gosong *nyari kambing itam padahal salah sendiri* Nah, kalau udah kesel biasanya keluarlah kalimat, "Sikit-sikit merengek! Bee kan bisa bilang baik-baik ke Bunda..."

Kalimat kedua "Bisa bilang baik-baik ke Bunda" itu ternyata sama sekali gak nyantol! Jadi, tiap sang emak ngomel-ngomel gak jelas, Little Bee dengan bangga nyeletuk, "Sikit-sikit merengek!". Demikianlah.

*telan ludah*
***

Kadang-kadang dikala aktifitas emak-emak ini begitu melelahkan, suka ikutan nimbrung main game bareng Little Bee. Disaat tertembak musuh atau diserah monster biasanya sang emak tanpa sadar suka latah sendiri, "Oh Mami!" atau "Sedaaaap!"


Jadi begitulah, Little Bee udah beberapa kali ganti panggilan untuk emaknya. "Iya mami...." *bakalan ngasih jajan dollar* atau terkadang "Ok mak!" *berasa jadi siti nurbaya bahuela*

Emaknya sungguh cemas jikalau sedang tersandung atau jatuh tiba-tiba Little Bee nyeletuk, "Sedaaap!"
Doakan itu jangan terjadi! Plis! Bisa hancur berkeping-keping hati inih! *lebay oh lebay*
***

Kali ini, korbannya bukan si emak, tapi si ayah. Malam itu sebelum beranjak tidur, Little Bee entah kenapa mengobrak-abrik lemari buku. Berserakanlah semua buku dari tempatnya. Mau disuruh nyusun lagi, sayangnya hari udah malem dan udah waktunya Little Bee tidur. Jadi si ayah menawarkan diri, "Biar ayah yang susun, Bee tidur aja ya..." Gak berapa lama di tempat tidur, Little Bee bangun ambil air minum, dilihatnya si ayah udah selesai beberes.

"Udah siap susun bukunya, Yah?"
"Iya udah..."
"Pintar ayah..." sambil melenggang masuk ke kamar dan ketawa cekikikan.

Emaknya bukan main tertawa ngakak-ngakak bahagia, karena korban bully-nya tak lagi si emak. Muahahaha...
Gara-garanya kami sering muji "Pintar" kalau Little Bee berbuat sesuatu dengan usaha jadi beginilah.

Namun ternyata kebahagiaan itu tak berlangsung lama, disaat pagi harinya selesai nyapu, Little Bee dengan ramah bertanya, "Udah selesai nyapunya, Bunda? Pintar..."

*celeguk*
***


Rutinitas malam yang sangat-sangat dramatis adalah mengajak Little Bee pergi tidur. Berbagai macam cara Little Bee lakukan untuk menolak pergi tidur. Biasanya jurus ampuh itu adalah mematikan tivi, lampu dan komputer, walaupun setelah masuk kamar, sang ayah hidupin tivi lagi, dan emaknya dapat jatah ngelonin Little Bee *uhuk, sungguh kenyataan yang sangat pahit*

Entah bagaimana caranya, Little Bee tahu tivi dihidupkan, lalu menyongsong ayahnya di luar, mengambil remote, menekan tombol off sambil bilang "Matikan tivi!"

Sekali lagi ayahnya harus menelan pil pahit malam itu.

*happy ending*


post signature

11 komentar:

  1. hihihi anak pintar tuh. jadi kita orang tuanya harus lebih berhati2 ya

    BalasHapus
  2. huahahaha...
    pinter banget sih Little Bee iniiiiih...

    emang kita harus lebih hati hati May...
    karena mereka selalu mengawasi kita dengan penuh perhatian...
    WASPADALAH!...hihihi...

    BalasHapus
  3. xixixxixi emang musti hati2 ya :)

    BalasHapus
  4. "Sedaaaaap...."
    Hahahaha...

    Ada2 aja deh Lil Bee n Mama Bee ini. .

    BalasHapus
  5. haha... lucunyaaaa.... ga sabar nunggu nisa bisa ngomong.... ^^

    BalasHapus
  6. hahaha Little Bee lucuuuuuk banget sih kamuu...:*

    BalasHapus
  7. Bee family.... kurang fotonya bu. tapi kalo pake foto pun harus di edit yg bagus deh, cos blog nya udah bagus.

    BalasHapus
  8. hahaha anak2 emang selalu mencontoh ortunya ya... :D

    BalasHapus
  9. sungguh mbak, aku ngakak baca tulisan ini. cara mbak mayya nyampaikan itu lho, seru banget. terlihat sekali kalau ayah bundanya adalah obyek penderita dari kecerdasan bee. top bee!!

    BalasHapus
  10. Yg matiin tv itu Kenzie bgt hahaha!

    BalasHapus
  11. drama soal tidur juga selalu kejadian di rumahku..hihihi

    BalasHapus

Your thoughts greatly appreciated! Share it with us! (^_^)
Nowadays, I've been have hard times to reply comments or blogwalking to your blog. So, thank you so much for visiting me here!

Facebook

This blog is
Protected by Copyscape Plagiarism Detection
myfreecopyright.com registered & protected
DMCA.com
Copyrighted by Mayya.
Don't copy anything of this blog without any permissions.