//
- 28 Jan 2013

Penerjemah Dadakan : Mom Think Tank

credit
Tiga minggu yang lalu, mbak Rina mengirim email mengenai kesediaan saya untuk menerjemahkan ebook terbarunya English - Indonesia. Wow, menerjemahkan adalah pekerjaan yang having fun menurut saya.
Bisa membaca tulisan sebelum di-publish dan membaca dokumen aslinya adalah kebahagiaan tersendiri!
Saya ngefans sama mbak Dina Begum, emak-emak penerjemah kawakan, tapi saya gak tahu harus mulai dari mana untuk menerjemahkan.

Dan begitulah, tiba-tiba pekerjaan menerjemahkan ini datang begitu saja. Like dreams come true!

Awalnya mikir, apa bisa? Wong, selama ini, gugel translate adalah kamus saku saya, sejak si kamus saku Oxford hilang entah kemana.

But, hey, I have nothing to lose!

Ternyata, menerjemahkan yang bisa dibaca itu memang tidak gampang. Biasanya saya membaca English doang, ya gak terlalu perlu mikirin konteks kalimat, karena cuma saya sendiri doang aja yang ngerti walaupun nerjemahinnya acakadut.

Susah-susah gampang.

Susah pertama, karena kalimat English itu, kadang-kadang aneh kalau diterjemahin ke Indonesia. Tanya deh mbah gugel. Mbah gugel aja yang udah embah-embah masih ngasal nerjemahinnya, apalagi saya, bok!
Jadi solusinya, kalimat yang aneh itu harus ditulis ulang lagi dengan susunan kata baru, tanpa menghilangkan maksud dari kalimat aslinya.

Susah yang kedua, karena ada kalimat-kalimat tertentu yang merupakan istilah dan gak akan bisa diganti dengan terjemahan Bahasa Indonesia.

Contohnya yang ini nih:

Not to Die with T and instead to Liv with Big E

Saya ngerti maksudnya, tapi jungkir balik mau diterjemahkan jadi apa. Akhirnya yang ini mah, saya serahkan kepada penulis aslinya hehehe....   *ditoyor mbak Rina*

Gampang, karena bahasa Indonesia gak kenal yang namanya Verb I, Verb II dan Verb III. Jadi gak terlalu pusing mikirin grammar yang luar biasa badai itu *lirik Syahrini*

***

Cover Mom Think Tank

E-book ini berjudul "Mom Think Tank", kumpulan ide dan pengalaman nyata dari mellow, galau, ke lucu mengenai seorang ibu rumah tangga dari dua anak yang memilih berhenti bekerja, tanpa pembantu, tanpa sanak famili yang bisa membantu, karena ia tinggal di di luar Indonesia mengikuti suaminya.

It's so me! Kecuali bagian luar Indonesia-nya, hihihi....
Yang paling menyenangkan dari nerjemahin ebook-nya mbak Rina ini adalah: she's really funny!

Lihat aja deh kalimat-kalimatnya yang asli bikin ngakak:
Jika suatu hari anda mengetuk pintu rumah saya dan tidak menemukan saya dimanapun di dalam rumah, coba cari di tumpukan cucian atau tempat piring di wastafel. Mereka mungkin telah menelan saya hidup-hidup.
Anda tidak bisa pergi kemanapun. Tidak tanpa membawa seluruh kota di dalam tas.
Tugas-tugas ini (mencuci baju dan mencuci piring) datang dalam tempat-tempat ajaib: keranjang cucian dan wastafel. Kenapa ajaib? Karena tidak pernah kosong. Setiap kali saya selesai mengosongkan keranjang dan wastafel, tiba-tiba penuh kembali dalam sekedip mata. Aneh kan?!

Dan pernyataan-pernyataan yang membuat saya berkata, "I can't agree more!"
Apa yang membuat anda berpikir hanya karena orang tua mengirimkan anak-anak mereka ke sekolah lebih cepat dari anak anda, anak mereka akan menjadi lebih pintar dari anak anda?
Bukankah ironis bagaimana penampilan adalah prioritas terakhir saya ketika saya dulu menjadi ibu bekerja? Sekarang penampilan adalah hampir segalanya bagi saya.
Rumah berantakan adalah kutukan indah yang datang bersama dunia ibu.


Kesan yang saya peroleh dari ebook ini adalah: saya tidak sendiri! Pengorbanan (baca:penderitaan) mengenai rumah berantakan, anak-anak berkelahi, omongan tetangga, pertanyaan orang-orang terdekat kenapa berhenti bekerja, perang melawan lemak, semua hal itu tak bisa menggantikan momen-momen bersama anak di setiap detik berharganya. Rasanya begitu terharu! *peluk mbak Rina*

Mom Think Tank ini harganya murah meriah, hanya Rp 30,000 versi PDF dan Rp 45,000+ongkir untuk hasil print. Rp. 5,000 dari setiap penjualan ebook akan dialokasikan ke CuteCoconut Book Drive yang programnya memberi bantuan berupa buku2 bacaan dan pelajaran ke anak-anak yang kurang mampu.dan sekolah-sekolah.

Pembayaran bisa dilakukan:
  • Melalui bank Mandiri 156-000-4164-515 a.n Rina Shelomita
  • Melalui Paypal myshelomitashop@gmail.com [via transfer]
Konfirmasi pembayaran bisa dilakukan disini

Bagi yang tertarik ingin dapat penghasilan tambahan, bisa juga ikut menjadi afiliasi dalam penjualan e-book ini, caranya kirim data ini ke contact me:
   1. Nama
   2. Nama Blog
   3. Blog URL
   4. Jumlah Blog follower (FB/twitter/RSS feed) atau jumlah friends/follower di FB/twitter
***

Setelah 2 minggu, pekerjaan ini akhirnya selesai!*peras keringat*

Alhamdulillah... i did it!

Overall, puas banget ternyata saya bisa, walaupun masih harus banyak banyak banyak belajar lagi. Dan saya memperoleh banyak istilah yang belum pernah saya dengar, menambah perbendaharaan kata English.

Yang paling mengharukan ketika saya menerima pekerjaan ini adalah ketika saya bilang ke suami, "Ayah, akhirnya impian Bunda untuk jadi ibu bekerja di rumah tercapai." [Seperti yang pernah saya tulis di about page] *tiba-tiba mellow* 

Padahal rasanya dulu apa dan bagaimana memulai bekerja dirumah, sama sekali gak pernah terpikirkan. Allah memang Maha Pengabul Permohonan, bagi yang bersungguh-sungguh. Kalimat itulah yang selalu terngiang-ngiang di telinga, Man Jadda Wa Jadda.

*peluk teman-teman blogger semuanya*

post signature

34 komentar:

  1. ih,, ini sama ama sayaaa!! pengen bacaaaa deeeh.......

    BalasHapus
  2. btw, selamat ya mb mayya atas pekerjaan barunya.... salut! tetep semangat yaaa! ganbatte...... :)

    BalasHapus
  3. selamat ya mbak :)
    asyik juga jadi penerjemah. bukunya juga sepertinya bagus :)

    BalasHapus
  4. keren mak.. saya meskipun udah kursus conversation sampe level 4 tetep kaconya bhs inggrsnya, la wong dulu kan niat les buat cari jodoh hehehe

    BalasHapus
  5. aaahh mayya...kamu emang mama multi talenta dan multi tasking deeh... #saluuuut

    BalasHapus
  6. hahaha...gue banget nih e book nya...btw, mba mayya...suka kalimatnya... i have nothing to lose

    BalasHapus
  7. asyik mbak bekerja dirumah, waktu kita yang mengatur sendiri ya

    BalasHapus
  8. keren nih buku + pekerjaan dadakannya :)

    BalasHapus
  9. iya kalo nerjemahin itu gak bisa harafiah ya kadang2... nanti kalimatnya malah jadi aneh... :D

    BalasHapus
  10. kalau buku biography atau novel percintaan mungkin bisa, tp kalau jenis sastra, itu pasti kagak bisa, soalnya permainan tingkat kata rumit

    BalasHapus
  11. wah wah.. hebat bisa nerjemahin buku nih... :)

    BalasHapus
  12. kereeeennn mba Mayy....:D

    ya are talented mommy...;)))

    BalasHapus
  13. kereenn.... hebat deh mbak may... nerjemahin itu ga gampang lhoo.. takut yg baca salah mengartikan hehehe..

    BalasHapus
  14. tetap semangat dan lanjutkan! ma'an najah..

    BalasHapus
  15. Walah, udah lama kynya aku ga mampir ksini, sorry yah may hehehehe

    Btw sukses yah buat orderan2nya, kerja dr rmh itu emg enak yah :)

    BalasHapus
  16. @nisamamahihihi...senasib sepenanggungan yah :D

    BalasHapus
  17. @nisamamamakasih ya mbak..ini cuma sampingan aja...nulis dan desain tetap prioritas :)

    BalasHapus
  18. @Miss Rochmamakasih ya mbak, iya, bukunya penuh cerita inspirasi :)

    BalasHapus
  19. @rahmiwah wah, si mbak motivasinya lucu banget hihihi...jadi sepanjang pelajaran liat si doi dong yaa *ngakak*

    BalasHapus
  20. @ceritasofiaaaaahhhh...gak gitu-gitu banget laaaaaah *tutup muka* *towel-towel mbak sofi*

    BalasHapus
  21. @matarembulanayo mbak dibeli hihihi...makasih ya! :)

    BalasHapus
  22. @Armaniya ko, jadi harus disusun ulang dengan bahasa sendiri :)

    BalasHapus
  23. @Andymaksudnya aku gak bisa ya mas? 0_0

    BalasHapus
  24. @Badiuzzamanbukunya gak tebel-tebel amat kok :)

    BalasHapus
  25. @Desimakasih mbak! baru belajar dikit inih :)

    BalasHapus
  26. @ristiniya mbak, itu aja masih banyak yang ragu, bener atau gak-nya...

    BalasHapus
  27. @yeyeaku memang juga udah susah BW, mbak. jadi take it easy yah :)

    makasih ya yeye!

    BalasHapus
  28. Untung nerjemahinnya masih bahasa Inggris, bukan bahasa lain...Mandarin misalnya. Bisa tewas tuh. Gua bisa nerjemahin satu halaman Bahasa Mandarin bisa sampe dua jam...arrrrghhhh

    BalasHapus
  29. Selamaat... duuh ikut terharu. Ingat rasanya dulu pas pertama kali dapat order pertama. Kubilang, "Mum, I'm living my dream."
    *berkaca-kaca*
    Oia, jangan lupa buka-buka EYD... dulu aku sering 'tersandung' gara-gara koma, spasi, huruf kapital dll. ;)

    BalasHapus
  30. @Claude C KenniKlo bahasa Mandarin aku taunya cuma "Wo Ai Ni" hihihi...

    BalasHapus
  31. @Dina BegumWaaah, yang dimention komen dimari *terharu* *usep air mata*
    Iya mbak, seneng banget rasanya. Makasih tipsnya yak! :)

    BalasHapus

Your thoughts greatly appreciated! Share it with us! (^_^)
Nowadays, I've been have hard times to reply comments or blogwalking to your blog. So, thank you so much for visiting me here!

Facebook

This blog is
Protected by Copyscape Plagiarism Detection
myfreecopyright.com registered & protected
DMCA.com
Copyrighted by Mayya.
Don't copy anything of this blog without any permissions.