//
- 25 Feb 2013

PromptChallenge Quiz: Bayi Rim

"Mbak Rim!"

"Iya, kenapa Gita?"

"Ini...bayinya..."

"Kenapa bayinya, Gita?"

"Udah gak nafas, mbak!"



"Astaghfirullah! Kok bisa? Gimana nih Gita?" Rim menutup mulutnya tak percaya dan mulai menangis tersedu-sedu.

"Mbak Rim yang sabar ya...." Gita duduk di samping Rim dan menyandarkan bahunya, "Kita relakan saja..." ujarnya menghibur dan menepuk-nepuk punggung Rim.

Gita menggendong bayi yang tak bernafas itu dan menarik tangan Rim keluar dari kamar.

"Kita kuburkan saja jenazah bayinya ya mbak! Mbak gak perlu sedih lagi. Ia sudah jadi malaikat sekarang! Gak perlu mbak pikirkan, kita harus ikhlas ya!" Gita berlari menuju halaman rumah, diikuti Rim.

Mbah Mis yang tengah duduk berdua di sofa dengan Net, ibu Gita, sontak kaget mendengar pembicaraan itu.

“Inna lillah! Bayi? Bayi apa? Kapan lahirnya kok tiba-tiba sudah ada jenazahnya? Kapan Rim hamil?” Mbah Mis memberondong Net dengan pertanyaan-pertanyaan yang tiba-tiba memberondong kepalanya.

Net hanya tersenyum simpul sambil berdehem.

"Lah, kamu ditanyain kok malah senyum-senyum begitu?!" Mbak Mis mulai panik, ia memegang Net erat, menggoyang-goyangkan badan Net, meminta penjelasan.

Net menutup majalah yang sedari tadi dibacanya dan makin lebar tersenyum.

"Yuk, ibu ikut Net dulu..." ucap Net akhirnya.

Net memapah Mbah Mis, ibunya, menuju teras rumah.

[caption id="" align="aligncenter" width="288"] credit[/caption]

Di sana terlihat Rim, membuat gundukan-gundukan di halaman rumah. Gita sibuk mengikat-ikat kayu dan memasangkannya di ujung gundukan.

"Nah, mbak Rim, kuburan bayinya sudah jadi."

"Sekarang Gita mandi ya, udah sore, ayo bawa lagi bonekanya, bersihkan juga dari tanah ya. Kotor! Habis itu Gita harus buat PR!"  kata Rim, pengasuh Gita.

"Oalaaaaahhhh..." Mbah Mis mengusap-usap dadanya, menarik nafas lega.

Note: 250 kata

Monday FlashFiction

20 komentar:

  1. ha ha...bisa aja ni mak Eka...:-) keren idenya...nyaris ketipu...:-)

    BalasHapus
  2. hehehe...makasih ya mbak Nunung :)

    BalasHapus
  3. *nepuk-nepuk punggung mbak Helda*

    BalasHapus
  4. hahaha... gita menghayati banget ya main ibu2an nya.... :D

    BalasHapus
  5. kreatif bqt sihhhhh mayy... ikut lega *eh hihihi

    BalasHapus
  6. iya mbak, pake hibur mbak Rim-nya segala :D

    BalasHapus
  7. itu mah kepepet ye, kepepet deadline hihihi

    BalasHapus
  8. hahahahahahhahahahaha :)))))))))

    BalasHapus
  9. oalah ternyata lagi maen drama doang toh, ckckck..

    keren euy :D

    BalasHapus
  10. Iya mbak, makasih ya :)

    BalasHapus
  11. hihihi...gak boleh tebak-tebak lagi ya :)

    BalasHapus
  12. Ya.. ampyun.... tak kira..... :)

    BalasHapus

Your thoughts greatly appreciated! Share it with us! (^_^)
Nowadays, I've been have hard times to reply comments or blogwalking to your blog. So, thank you so much for visiting me here!

Facebook

This blog is
Protected by Copyscape Plagiarism Detection
myfreecopyright.com registered & protected
DMCA.com
Copyrighted by Mayya.
Don't copy anything of this blog without any permissions.