26 Feb 2014

[Sponsored Post] Nyeri Saat Hamil

Kelahiran Little Boo bulan Oktober kemarin benar-benar menggenapi keluarga kami. Kehamilan yang saya lalui memang penuh perjuangan. Selain morning sickness yang tiada duanya, salah satunya adalah nyeri. Padahal kehamilan seharusnya membawa kebahagiaan bagi Ibu ataupun Ayah, bahkan seluruh keluarga. Namun, selama kehamilan sering muncul hal-hal yang tidak diinginkan seperti nyeri pada tubuh ketika hamil. Nyeri memang bisa menyerang siapa saja, termasuk ibu hamil yang mengalami banyak perubahan hormonal maupun fisik.

Nyeri bisa terdapat pada beberapa bagian tubuh di awal kehamilan saja, terkadang muncul terkadang hilang. Kehamilan pada wanita adalah hal unik yang tiap ibu pasti berbeda-beda yang dirasakannya.

Nyeri Punggung


Nyeri punggung memang sering dialami oleh ibu hamil, namun kabar baiknya adalah bayi tumbuh dengan baik dan hal ini lah yang menyebabkan punggung ibu hamil sering merasa sakit. 

Penyebabnya adalah :
  • Peningkatan berat badan. Selama kehamilan yang sehat, ibu hamil pasti mengalami kenaikan berat badan sampai 20kg atau lebih dan tulang belakang harus membantu berat badan yang lebih besar. Berat bayi yang sedang tumbuh di dalam rahim juga mempengaruhi tekanan pada pembuluh darah dan saraf di panggul dan punggung.
  • Perubahan bentuk badan. Dengan bertambahnya berat badan, otomatis bentuk tubuh pun ikut membesar. Akibatnya hal ini dapat mengakibatkan sakit punggung atau ketegangan pada punggung.
  • Perubahan Hormon. Selama hamil, tubuh akan membuat hormon relaksin yang memungkinkan ligamen di daerah panggul untuk bersantai dan sendi menjadi longgar dalam mempersiapkan proses kelahiran. Hormon yang sama menyebabkan ligamen yang mendukung tulang belakang untuk melonggarkan penyebab ketidakstabilan dan nyeri.
  • Otot Terpisah. Selagi rahim mengembang/melebar, dua otot paralel (otot abdominis dubur) yang berjalan dari tulang rusuk ke tulang kemaluan yang dapat memisahkan sepanjang jalur tersebut. Pemisahan tersebut yang dapat memperburuk sakit punggung.
  • Stres. Emosional yang disebabkan oleh stres dapat menyebabkan ketegangan otot di belakang, yang mengakibatkan nyeri pada punggung. 

Untuk mengobatinya bisa dengan olahraga ringan seperti berenang ataupun berjalan. Bisa juga melakukan kompres punggung secara bergantian dengan alat kompres panas dan dingin selama masing-masing 20 menit. Akupuntur juga dapat membantu mengatasi nyeri punggung pada kehamilan dan jika semua belum berhasil juga, hubungi dokter untuk konsultasi lebih lanjut.


Nyeri Perut


Rasa nyeri di perut saat kehamilan adalah salah satu dari beberapa nyeri yang dialami oleh ibu. Rasa nyeri tersebut biasanya dirasakan pada kedua sisi perut. Biasanya nyeri pada perut ini bisa menjalar ke paha dan kaki.

Gejala nyeri pada perut ini biasanya karena masalah internal (pada kandungan), segera hubungi dokter  jika mengalami nyeri yang mengakibatkan muntah darah, memiliki tinja berdarah, kesulitan bernafas dan memiliki rasa sakit yang berkepanjangan.

Namun jika nyeri perut yang dialami tidak terlalu bahaya, bisa melakukan hal-hal sebagai berikut :
-    Ubah posisi atau kegiatan sampai merasa nyaman
-    Hindari gerakan yang terlalu cepat
-    Usap-usap atau pijat dengan lembut bagian yang sakit
-    Kompres dengan botol air hangat atau bisa mandi air hangat
-    Pastikan cukup mendapatkan cairan (tidak dehidrasi)
-    Hubungi dokter jika nyeri terus berlanjut dan usia kandungan masih kurang dari 36 minggu. 


Apapun sakit dan nyeri selama hamil, sangatlah sepadan dengan seorang bayi yang mencerahkan keluarga. Kalau ditanya apakah ingin hamil lagi setelah segala nyeri itu? Tentu saja! ^___^




Sumber:



Disclosure : Post ini merupakan compensation level 13. Silahkan kunjungi page Disclosure blog ini untuk mengetahui lebih banyak tentang compensation level.
post signature

2 komentar:

  1. Untuk tambahan info, ada nyeri perut pada trimester satu yang sebenarnya bukan merupakan suatu gejala berbahaya, yaitu peregangan ligamen uterus. Gejalanya adalah nyeri tumpul pada salah satu sisi area perut bawah. Selama gak timbul gejala yg harus diwaspadai seperti spotting, itu gak masalah, bawa enjoy aja... (c)

    BalasHapus
  2. Kalau saya sih mbak, pas hamil ga pernah nyeri punggung..paling nyeri perut aja :))

    BalasHapus

Your thoughts greatly appreciated! Share it with us! (^_^)

Followers

This blog is
Protected by Copyscape Plagiarism Detection
myfreecopyright.com registered & protected
DMCA.com
Copyrighted by Mayya.
Don't copy anything of this blog without any permissions.